
Tim Kretif Ibanic yang diketuai oleh Rosriana,Rudy Hermawan dan Zulkarnain Bane segera menentukan materi yang akan ditampilkan di Bukit Dago nanti,oleh karena waktu yang cukup panjang diberikan oleh Taman Budaya Bukit Dago untuk Kabupaten Sintang menampilkan kesenian daerahnya maka diputuskan untuk menampilkan 3(tiga)jenis kesenian yang akan ditampilkan yaitu;Fashion Show busana Daerah,Lagu Daerah dan sendra tari yang di beri judul"Munang be gaok"diangkat dari legenda Dara Muning yang terjadi di Kecamatan Serawai Kabupaten Sintang dengan durasi penampilan selama 60 menit.
Mulailah perjuangan panjang yang penuh liku-liku,sanggar Ibanic yang baru seumur jagung dengan materi penabuh dan penari yang rata-rata masih baru harus menerima undangan yang sangat prestisius ini,namun kendala ini dapat diatasi dengan baik dengan kekompakan seluruh tim baik Pengurus sanggar,Tim Kreatif dan para penabuh/penari dengan berlatih yang sangat keras.Materi yang dilatihkan antara lain;olah tubuh,olah sukma dan olah mental yang ternyata latihan sangat berat ini dapat diterima dan dijalani dengan baik oleh para penabuh dan penari walau dalam perjalanannya banyak kendala-kendala,namun secara umum latihan bak militer ini sukses dijalani dan mampu merubah tim yang tadinya masih awam menjadi tim yang solid.
Kendala-kendala tidak hanya terjadi di tubuh sanggar Ibanic s
Oleh karena sesuatu hal yang diluar dugaan dan diluar kemampuan sanggar,penampilan yang dijadwalkan di Taman Bukit Dago Bandung pada tanggal 16 Mei 2009 dibatalkan,dan diundur menjadi tanggal 23 Mei 2009 dialihkan di Saung Angklung Udjo masih tetap di Kota Bandung,kejadian ini sempat membuat semangat seluruh tim runtuh betapa tidak latihan yang sangat berat terasa sia-sia,namun berkat Doa dan kesabaran yang selama ini di terapkan di Sanggar Ibanic kejadian ini dapat diatasi seluruh tim.Akhirnya pada tanggal 16 Mei 2009 pada acara hari Hardiknas di Gedung Pancasila Sintang Tim Sanggar yang terdiri dari 33 orang dilepas secara resmi oleh Bupati Sintang Drs.Milton Crosby M.si,keseluruhan anggota sanggar Ibanic yang berangkat adalah;
- Pembina = Hermas
- Ketua = Sumartini
- Sekretaris = Marsianus
- Penata Tari = Rosriana
- Penata Musik = Eka Saputra
- Stage Manager = Rudy Hermawan
- Penata Artistik = Zulkarnaen Bane
- Penata Busana = Sarhan Q
- Penata Rias = Neni Harnani
- Dekorasi = Eric Andry
- Dokumentasi = Hendryco
- Penabuh =
- Obet Jacson Souisia
- Ilham Maulana
- Irang Tala Adventus
- Mura Jurti
- Kaipas Eky Susanto
- Bagas Jeremi
- Hermanus Pata
- Okty Rasmi Yati
- Yesica Putri Febriyanti
- Sri Sisca Betzirita
- Diaz Izmianti
- Ema Malini
- Sofiyanti
- Febby Angelinamatta
- Fitri Nurhidayah
- Novia Suhertin
- Husni
- Wiro
- Amri
- Koordinator Anggota =
- Merry A.md
- Sabrina
Inilah tim yang cukup besar yang siap menjalankan amanah menjadi duta-duta kesenian kabupaten Sintang,dalam rangka memperkenalkan kebudayaan Sintang keseluruh Nusantara,khususnya ke Bandung Jawa Barat.
Tim berangkat pada tanggal 20 Mei 2009 sore dengan menggunakan 2 buah bis sekolah milik Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang,tiba keesokan harinya di Pontianak Langsung berangkat ke Jakarta menggunakan pesawat Batavia Air,di Jakarta telah di jemput dengan Bis Wisata menuju Bandung,sore hari pukul 17.00 sore tim tiba dengan selamat di Saung Angklung Udjo Bandung dengan upacara penerimaan tamu oleh Management Udjo dan Dangiang Entertainment yaitu EO yang mefasilitasi penampilan Sanggar Ibanic.
Pada malam penampilan 23 mei 2009,Gedung berkapasitas 700 orang telah penuh sesak pada awal malam yang terdiri dari pejabat-pejabat teras Provinsi Jawa Barat,seniman-seniman,mahasiswa dan masyarakat pencinta seni di Kota Bandung,hal ini dapat dimaklumi karena jarang kesenian luar Jawa Barat diberikan kesempatan untuk tampil di Saung Angklung Udjo,Duta-duta seni dari Kabupaten Sintang sepertinya telah ditunggu-tunggu karena memang telah jauh hari diketahui Duta kesenian Kalimantan,khususnya kabupaten Sintang akan menampilkan keaneka ragaman Budaya Kalimantan Barat khususnya dari Suku Dayak yang jarang mereka saksikan.
Acara dimulai dengan beberapa tarian daerah Jawa Barat yang sangat indah dengan penari-penari yang cantik-cantik sehingga mempesona penonton termasuk pejabat-pejabat dari kabupaten Sintang dan tim dari Sintang,selanjutnya kata sambutan dari Walikota Bandung yang dibacakan oleh kepala Kantor Pariwisata Jawa Barat,diteruskan berturut-turut Ketua DPRD Kabupaten Sintang yang juga Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Sintang Drs.Mikael Abeng MM, Wakil Bupati Sintang dr Jarot Winarno M.Med Ph.Kemudian tibalah saat yang dinantikan Tim Kesenian Kabupaten Sintang yang diwakili oleh sanggar Ibanic berturut-turut menampilkan Fashion Show Busana Dayak yang dibawakan dengan sangat baik sekali oleh Febby,Emma dan Sarhan Q ,Lagu-lagu daerah yang dilantunkan dengan merdu oleh Stephanie Genoveva Barbaro mampu mencairkan suasana ditambah sang vokalis yang akrab dipanggil Eva mampu berkomunikasi dengan penonton membuat penampilan ini mendapat aplouse yang meriah dari penonton.Acara puncak sendra tari "Munang Be Gaok" yang dibawakan oleh 8 (delapan)penari wanita,4(empat)penari pria dan 8 (delapan) penabuh benar-benar menjadi pusat perhatian,serasa drama tari yang menceritakan cinta terlarang anak manusia antara dara Muning dan Bujang Munang benar-benar hadir,Okky sang pemeran Dara Muning bermain lepas,kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai Dara Muning mampu dimainkan dengan penuh perasaan,begitu pula penari-penari dan penabuh dapat memainkan perannya dengan baik,sepertinya ketegangan yang dialami sejak awal kedatangan sudah mereka lupakan.Dari awal sampai akhir pagelaran seluruh penonton tak beranjak,terpesona oleh beragamnya seni yang ada di Kabupaten Sintang yang belum mereka saksikan ini terlihat saat acara dinyatakan selesai begitu banyak wartawan baik media elektronik maupun media cetak yang mewawancarai pejabat-pejabat Kabupaten Sintang,dan juga Fotografer yang mengabadikan para penari-penari dan penabuh termasuklah seniman-seniman Saung Angklung Udjo yang memuji penampilan Duta Seni Kabupaten Sintang yang hanya ditangani oleh seniman-seniman otodidak.Bandung memang jadi pelajaran berharga buat Pemerintah Kabupaten Sintang dan Sanggar Ibanic,semoga kesenian kabupaten Sintang dapat berkembang dan dicintai masyarakatnya sendiri dan menjadi salah satu ikon wisata,seperti yang telah dilakukan oleh Pemerintah Jawa Barat khususnya saung angklung udjo,penampilan di Saung Angklung Udjo Bandung ini menjadi Kenangan yang tak terlupakan disaat pesawat Garuda meninggalkan Jakarta tersungging senyum kepuasan seluruh tim.